Berita Baru

Translate

Tampilkan postingan dengan label Ladies. Tampilkan semua postingan

Kate Upton, Makin “Hot” dengan Circuit Training


 Kate Upton, Makin “Hot” dengan Circuit Training
Katherine Upton atau lebih dikenal dengan nama Kate Upton lahir di Saint Joseph, Amerika Serikat 10 Juni 1992. Dia adalah seorang model dan aktris cantik yang mengawali kariernya dengan menjadi atlet olaharaga berkuda. 

Kate mulai dikenal setelah menjadi model video klip di single lagu berjudul Cat Daddy milik The Rej3ctz. Video klip tersebut akhirnya secara resmi dihapus oleh situs Youtube lantaran dianggap kontroversial dan terlalu vulgar.
Namun, sejak itulah nama Kate Upton yang menjadi bintang video klip tersebut langsung terdongkrak. Di Florida Kate memulai perjalanan karirnya sebagai model. Ia pernah menghadiri panggilan casting Elite Model Management yang digelar di Miami, Florida. Ajaibnya, pada hari yang sama ia langsung ditawari kontrak oleh pihak manajemen agen model ternama di Amerika tersebut.
 Kate Upton, Makin “Hot” dengan Circuit Training
Tak lama setelah itu, Kate Upton kemudian pindah ke New York demi mendongkrak karirnya sebagai model, bahkan juga mencoba peruntungan di dunia akting. Alhasil, namanya kian melejit setelah menjadi bintang model di banyak perusahaan fashion ternama seperti Guess, Donney & Bourke dan Victoria’s Secret.
Selain video klip kontroversialnya, nama Kate Upton kian meroket setelah mencuri perhatian media dengan tampil vulgar dan seksi di Sports Illustrated’s Swimsuit Issue pada tahun 2011. Di tahun yang sama, ia berhasil menyabet gelar Rookie of The Year dan muncul di cover majalah dewasa tersebut.
Kate kemudian merambah ke dunia akting. Debutnya di layar lebar lewat film TOWER HEIST (2011) dimana ia berperan sebagai Mr. Hightower’s Mistress. Setelah itu, ia tampil dalam THREE STOOGES (2012) sebagai Sister Bernice.

Rahasia Kate Upton Mendapatkan Tubuh Seksinya

3 bulan sebelum sesi pemotretan dimulai, Kate mulai menjalani latihan intensif. Justin Gelbend seorang pelatih pribadi Kate mengatakan bahwa latihan yang biasa dilakukan Kate adalah circuit training.
 Kate Upton, Makin “Hot” dengan Circuit Training
Circuit training Kate berisi 6-8 latihan per sirkuit dengan jeda istirahat 30-60 detik antar sirkuit. Biasanya dimulai dengan jalan cepat di treadmill sebagai pemanasan. Kemudian beralih ke kickboxing, elastic band dan lompat tali.
Untuk mencegah kebosanan ia selalu memilih latihan berbeda setiap kali melakukan circuit training
Gelband mengatakan bahwa latihan ini dirancang khusus untuk Kate. “ Orang yang berbeda mungkin membutuhkan latihan berbeda pula. Jika latihan ini (circuit training) tidak memberikan hasil bagi Anda, sebaiknya Anda mencoba teknik lain,” terang Gelband.
Berikut contoh circuit training Kate Upton
Mountain Climber | 30 detik
 Kate Upton, Makin “Hot” dengan Circuit Training
Superman | 30 detik
 Kate Upton, Makin “Hot” dengan Circuit Training
Leg Scissor | 30 detik
 Kate Upton, Makin “Hot” dengan Circuit Training
Spiderman Plank | 30 detik
 Kate Upton, Makin “Hot” dengan Circuit Training
Double Band Curl | 30 detik
 Kate Upton, Makin “Hot” dengan Circuit Training
Istirahat 30-60 detik kemudian di ulangi lagi sebanyak 2-3 circuit.

Pola Makan Seksi ala Kate Upton

Tidak ada diet khusus yang dilakukan Kate. Ia hanya melakukan diet pada umumnya seperti mengurangi makanan berkalori tinggi dan manis. “Es krim, kue kering, dan kentang goreng, semuanya mulai saya singkirkan. Saya menggantinya dengan makanan rendah kalori, seperti oatmeal, sayur dan buah-buahan,” ujar Kate.
Well, siapkah Anda memiliki tubuh seksi Kate Upton?

Sumber : Duniafitnes.com
Selanjutnya »

Bolehkah Wanita Hamil Melakukan Latihan?

Banyak wanita yang kadang-kadang ragu untuk meneruskan atau bahkan memutuskan berhenti latihan di saat mereka dinyatakan positif hamil. Para wanita berpikir bahwa saat ia dinyatakan hamil, maka secara otomatis ia harus meninggalkan aktivitas fisik yang berlebihan dan harus banyak beristirahat.
 Bolehkah Wanita Hamil Melakukan Latihan?
Hal ini direkomendasikan oleh dokter untuk melindungi keselamatan si calon ibu dan bayinya. Tapi, apakah dengan beristirahat dan meninggalkan aktivitas fisik akan benar-benar melindungi si calon ibu dan bayi? Beberapa peneliti mengatakan, belum tentu. Meninggalkan aktivitas fisik juga memiliki efek negatif.
Ada beberapa efek yang kurang menyenangkan dari sebuah kehamilan, di antaranya seperti mual, kelelahan, nyeri punggung, insomnia, dan pembengkakan. Efek negatif ini juga kadang bisa terus terjadi meskipun si wanita tersebut telah melahirkan. Akan tetapi, hal tersebut bisa diringankan dan disembuhkan dengan latihan atau olahraga.

Apa Saja Manfaat Latihan Bagi Ibu Hamil?

Pilihan seorang wanita selama masa kehamilan dapat mempengaruhi kesehatan seumur hidup mereka. Tetap berolahraga sesuai dengan saran dokter di masa kehamilan merupakan suatu keputusan yang bijaksana. Olahraga telah terbukti dapat mengurangi mual, kelelahan, nyeri punggung, dan juga dapat meningkatkan energi.
Gestational diabetes mellitus (GDM) merupakan komplikasi yang paling sering diderita oleh wanita hamil, dan komplikasi ini mempengaruhi sekitar 5% dari wanita hamil. Beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa berolahraga atau latihan selama kehamilan dapat meningkatkan pemanfaatan glukosa karena sensitivitas insulin yang meningkat, sehingga dapat menormalkan kadar gula dalam darah.
Berat badan berlebihan selama kehamilan adalah hal yang berbahaya. Kebanyakan wanita tidak pernah bisa mendapatkan kembali berat badan mereka seperti sebelum hamil. Bahkan, tak jarang kehamilan dapat menyebabkan obesitas. Menurut beberapa penelitian, berolahraga selama kehamilan dapat mengurangi berat badan yang berlebihan dan mengurangi risiko obesitas. Selain itu, latihan atau olahraga saat kehamilan dapat meningkatkan kekuatan, daya tahan, dan kemampuan seorang wanita.
Jenis Latihan atau Olahraga Yang Tidak Boleh Dilakukan Pada Masa Kehamilan
Wanita hamil harus menjauhi jenis-jenis olahraga di bawah ini:
– Berolahraga dalam kondisi panas dan lembab
– Berolahraga dalam kondisi dehidrasi
– Berolahraga dalam posisi terlentang
– Olahraga kontak (contoh: sepak bola, tinju, gulat)
– Aktivitas atau olahraga yang dapat membuat Anda terjatuh (contoh: lari, ski, bersepeda gunung)
– Scuba diving (bisa menyebabkan penyumbatan pembuluh darah oleh udara)
Wanita hamil juga disarankan agar tidak melakukan jogging atau lari jika mereka tidak terbiasa melakukannya.

Apa Saja Jenis Latihan Yang Dapat Dilakukan?

The American Council of Sports Medicine merekomendasikan bahwa setiap orang harus berolahraga setidaknya 30 menit, dalam beberapa hari (tidak harus setiap hari). Hal ini juga berlaku untuk ibu hamil.

Jenis Latihan Yang Dapat Dilakukan Oleh Ibu Hamil

Dr. Artal, seorang dokter ginekologi mengatakan bahwa latihan aerobik terdiri dari gerakan ritmis yang berkesinambungan yang dapat menggerakkan otot-otot besar sangat direkomendasikan sebagai latihan atau olahraga pilihan untuk ibu hamil. Berjalan, gerakan mendayung, dan berenang juga merupakan contoh lain olahraga yang dapat dilakukan oleh wanita hamil. Berenang merupakan salah satu olahraga terbaik yang dapat dilakukan oleh wanita hamil karena berenang dapat mendukung suhu tubuh dan tidak menimbulkan efek apapun pada sendi. Hal ini sangat penting karena selama kehamilan sendi wanita cenderung lebih meregang karena kadar hormon yang meningkat.
Latihan angkat beban ringan dengan repetisi sedang juga aman dilakukan oleh wanita hamil. Latihan angkat beban ringan ini dapat membantu mempertahankan fleksibilitas, dan meminimalkan risiko cedera.

Durasi dan Intensitas Sesi Latihan

Bagi wanita yang kurang terbiasa dengan olahraga, 20 sampai 30 menit merupakan waktu yang aman untuk melakukan latihan. Dan untuk wanita yang terbiasa berolahraga, dan tidak ada komplikasi medis dapat melakukan olahraga atau latihan seperti biasanya (dengan repetisi yang sedang). Masa kehamilan bukanlah waktu yang tepat untuk memaksimalkan latihan Anda.
Meskipun beberapa penelitian menunjukkan bahwa 80% orang-orang yang berolahraga tidak mengalami efek samping yang buruk pada detak jantung mereka, tetapi berlatih dengan repetisi sedang akan jauh lebih aman bagi wanita hamil. Mulailah dengan pemanasan dan akhiri dengan pendinginan pada setiap sesi latihan.
Kesimpulannya, latihan atau olahraga saat masa kehamilan sebenarnya aman asalkan tidak ada komplikasi medis apapun. Dalam beberapa kasus, wanita hamil tidak dianjurkan untuk berolahraga ataupun latihan. Sangat penting untuk berkonsultasi dengan dokter Anda sebelum memutuskan apakah program olahraga atau latihan yang akan Anda lakukan aman bagi Anda dan si jabang bayi atau tidak. Ikutilah saran dari dokter Anda.

Sumber : Duniafitnes.com
Selanjutnya »

6 Mitos Kebugaran yang Sering Disalah Artikan Wanita

Banyak sekali mitos kebugaran yang sering disalah artikan wanita. Sehingga, membuat wanita takut untuk pergi ke gym. Itu sebabnya, banyak wanita melupakan keinginannya untuk melakukan usaha membentuk tubuh idealnya.
 6 Mitos Kebugaran yang Sering Disalah Artikan Wanita
Pernahkah Anda sebagai wanita mendengar bahwa dengan pegi ke gym dan melakukan angkat beban dapat membuat Anda berotot seperti laki-laki? Jika itu yang membuat takut Anda untuk pergi ke gym, maka Anda adalah orang yang merugi. Berikut adalah 6 mitos kebugaran yang salah menurut wanita.

Mitos Latihan 1, Angkat Beban Membuat Anda Seperti Pria

Kita semua tahu, bahwa setiap wanita yang mengangkat beban sesering mungkin, maka dirinya akan menjadi kuat. Namun, bukan berarti secara fisik dirinya akan menyerupai laki-laki. Jika Anda menganggap demikian, itu salah besar! Itu disebabkan, wanita hanya menghasilkan sebagian kecil hormon testosteron yang berguna untuk membangun otot.
Berbeda dengan pria yang mempunyai cukup hormon testosteron yang memungkinkannya dapat membentuk otot yang besar dan kuat. Bahkan, jika wanita melakukan angkat beban, mereka dapat membakar kalori lebih banyak dan hal itu akan membuat tubuhnya lebih ramping. Jika Anda pernah melihat binaragawati yang mempunyai otot besar dan terlihat kekar, mungkin saja dirinya menyuntikkan testosteron atau zat anabolik super untuk meningkatkan pertumbuhan ototnya.
Saran:
Jika Anda menginginkan tubuh ideal yang ramping dan seksi, mulai saat ini jangan takut untuk melakukan latihan angkat berat. Dengan latihan tersebut, Anda akan lebih banyak membakar kalori setiap harinya.

Mitos Latihan 2, Otot Akan Terbentuk Walaupun Tanpa Latihan

Otot hanya akan tumbuh jika Anda melakukan latihan. Hal ini disebut dengan istilah Hipertrofi, yaitu pembesaran atau pertambahan massa total suatu otot. Namun, apabila Anda berhenti untuk latihan, maka hal sebaliknya akan terjadi. Disebut dengan atrofi, dimana otot menjadi kecil dan serat otot secara ajaib menyusut menjadi kecil, dan digantikan oleh sel-sel lemak.Jika Anda memiliki pola makan yang buruk dengan banyak mengonsumsi Junk Food, maka tubuh nda semakin memiliki penyimpanan lemak yang lebih besar. Maka, otot Anda semakin lembek. Hal itu pertanda komposisi tubuh semakin berubah dengan banyaknya lemak dan kurang otot.
Saran:
Perhatikan berat badan Anda dan ubahlah kebiasaan dengan menerapkan pola makan yang sehat. Pilihlah latihan yang sekiranya aman menurut Anda dan lakukanlah setiap hari dengan inovasi latihan yang berbeda-beda.

Mitos Latihan 3, Sering Latihan Akan Membuat Anda Cepat Mencapai Tujuan

Jika Anda berpikir begitu, maka itu salah! Ketika Anda datang ke gym untuk melakukan latihan dan membentuk otot, maka setelahnya Anda perlu untuk memberikan istirahat 48-71 jam untuk memulihkan tenaga. Semua kerja keras yang Anda lakukan di gym adalah rangsangan untuk pertumbuhan otot. Itulah sebabnya Anda perlu membangun stamina dan tubuh Anda dengan mengambil istirahat dan nutrisi yang tepat.
Saran:
Cardio dapat memainkan peran dalam mem bentuk tubuh Anda agar lebih indah dan seksi. Lakukanlah lebih sering untuk melakukan pembakaran kalori yang lebih maks imal.

Mitos Nutrisi 1, Terlalu Banyak Protein Itu Baik

Memang, protein adalah bahan baku bangunan untuk membentuk otot. Setelah protein dicerna, tubuh Anda akan mengubahnya menjadi asam amino, yang digunakan tubuh Anda untuk segala macam hal, dan termasuk untuk perbaikan otot dan pertumbuhan. Anda harus memperhatikan pasokan amino dalam tubuh Anda. Jangan sampai memasukan protein di luar kewajaran. Kebanyakan protein membuat otot dan tubuh Anda mengalihkan asam amino untuk keperluan metabolik lainnya. Untuk memastikan Anda mendapatkan semua asam amino esensial, konsumsilah berbagai sumber protein, terutama jika Anda adalah seorang vegetarian.
Saran:
Cara muda untuk mengingat berapa gram protein yang Anda butuhkan setiap hari adalah dengan mengetahui berat Badan Anda terlebih dulu, dalam pounds. Jadi jika berat tubuh Anda 125 pounds, maka Anda membutuhkan 125 gram protein, setiap harinya.

Mitos Nutrisi 2, Makan Berkali-Kali Membuat anda Gemuk

Jumlah kalori lebih berkaitan dengan berat badan Anda daripada jumlah makanan yang Anda makan setiap hari. Makan lebih banyak kalori berakibat fatal terhadap bobot tubuh Anda. Secara teoritis, itu memang benar. Namun, jika Anda makan hingga 5-6 kali sehari dengan porsi sedikit dengan ditambah menu yang kaya protein, maka Anda justru akan mendapatkan tubuh ideal yang Anda inginkan. Dengan ini, tubuh akan mendapatkan pasokan asam amino yang cukup untuk membantu pembangunan otot.
Saran:
Masukan menu makanan yang tinggi protein demi mendapatkan tubuh yang diidamkan.

Mitos Nutrisi 3, Wanita Tidak Membutuhkan Suplemen

Jika setiap hari Anda makan makanan yang bersih, seimbang, berprotein tinggi, Anda memang tak perlu menambahnya dengan suplemen. Terkecuali, Jika merasa asupan nutrisi Anda terganggu, maka Anda dapat menggunakan suplemen. Namun, dengan tetap memperhatikan dosis yang telah dianjurkan.
Saran:
Jika memang Anda membutuhkan lebih banyak nutrisi, maka ambilah suplemen yang mengandung minyak ikan. Sehingga, memiliki manfaat ganda untuk mengurangi risiko penyakit kardiovaskular dan untuk pelumas sendi.
Itulah beberapa mitos salah tentang kebugaran menurut wanita. Gunakan pola pikir yang tepat, program pelatihan, diet yang cerdas, dan menggunakan suplemen seperlunya. Jangan biarkan mitos-mitos ini membuat Anda kembali lagi menjauhi tujuan awal Anda untuk memperoleh tubuh yang indah dan ideal.
Selanjutnya »